Berinvestasi Dengan Rp12.000

Suatu sore sepulangnya dari sebuah seminar, kondisi tubuh saya menurun, maklum sudah beberapa hari ini Jakarta diguyur hujan terus-menerus setelah lama matahari terasa terik sekali. Untuk menghemat tenaga saya kemudian menggunakan taksi untuk pulang. Hujan masih turun dan kondisi lalu lintas padat merayap. Sambil mengisi waktu saya mengobrol dengan sopir taksi. Kebetulan sekali sekarang bulan Juni, waktu dimana para orangtua biasanya sibuk dengan urusan mencari sekolah untuk buah hatinya.

Setelah mengobrol beberapa saat, saya kemudian bertanya “Nanti rencananya anak Bapak mau kuliah dimana?”, sambil meringis kemudian sopir taksi tersebut menjawab “Anak saya sekarang masih kelas 2 SD Pak, masih lama untuk memikirkan kuliahnya”, Bapak sopir pun menambahkan “Biaya kuliah sekarang mahal Pak, biayanya terus meningkat dan semakin tidak terjangkau”. Memang biaya pendidikan terus mengalami peningkatan, namun seperti kata pepatah “Banyak jalan menuju Roma” pasti ada solusi untuk mengatasi kenaikan biaya pendidikan tersebut.

Tidak lama handphone saya berbunyi, rupanya ada sms. Sewaktu mengambil handphone, saya melihat ada sebungkus rokok dekat sopir taksi tersebut. Saya pun bertanya “Sehari merokok berapa bungkus Pak”, dia menjawab “Kadang sebungkus kadang dua bungkus”, karena saya tidak merokok jadi tidak tahu harga sebungkus rokok sehingga saya bertanya “Harganya sebungkus berapa Pak?”, “Sekitar Rp12.000, memangnya kenapa Pak?” sopir taksi tersebut menjawab sambil bertanya.

Lalu saya pun menjelaskan “Maksud saya begini Pak, kalau Bapak setiap hari bisa membeli rokok paling tidak sebungkus sehari, berarti telah mengeluarkan uang sedikitnya Rp360.000 sebulan, bagaimana kalau uang tersebut Bapak tabung di bank atau di investasikan dalam bentuk reksadana? pasti di masa depan uang tersebut bisa untuk menunjang biaya kuliah anak Bapak.”

Sopir taksi tersebut kemudian bertanya lagi “Memangnya uang segitu bisa untuk beli reksadana ya Pak? Yang saya tahu berinvestasi pada reksadana butuh uang yang banyak…”, saya pun sedikit memberikan penjelasan, bahwa untuk berinvestasi pada reksadana tidak membutuhkan dana yang besar, saat ini berinvestasi pada reksadana cukup terjangkau yaitu mulai dari Rp100.000, dengan berinvestasi pada reksadana uang tersebut akan dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional yang tentunya memahami dengan baik bagaimana berinvestasi di pasar modal.

Kemudian saya menambahkan, karena anak Bapak soipr itu saat ini masih kelas 2 SD, jadi masih ada waktu sekitar 10 tahun lagi untuk masuk perguruan tinggi, jangka waktu 10 tahun termasuk jangka panjang dan reksadana cocok untuk investasi dalam jangka panjang karena imbal hasilnya biasanya diatas suku bunga deposito.

Sepertinya Pak sopir menjadi semakin ingin tahu dan bertanya “Kalau saya berinvestasi setiap bulan Rp360.000, nanti pas kuliah terkumpul berapa dong Pak?”. Dan saya pun kembali menjelaskan, misalnya uang tersebut disimpan sendiri di dalam lemari, yang berarti tidak ada imbal hasilnya, maka uang yang terkumpul adalah Rp43.200.000 (Rp360.000 x 12 bulan x 10 tahun). Jumlah dana tersebut tentunya dapat lebih besar apabila diinvestasikan dalam bentuk reksadana yang memiliki imbal hasil yang cukup tinggi.

“Wah banyak juga ya jumlahnya, uang segitu sih lumayan banget untuk biaya kuliah anak saya” ujar Pak sopir. Saya pun kembali menambahkan, bahwa untuk berinvestasi pada reksadana kita bisa menghubungi salah satu sekuritas atau bank yang menjual produk reksadana, nanti disana kita akan diberikan penjelasan lebih lanjut mengenai teknis-teknis pembelian produk reksadana tersebut.

Tidak lama kemudian saya sudah sampai di perempatan dekat rumah dengan aman dan selamat. Semoga obrolan saya tadi dapat membuka keinginan Pak sopir taksi untuk berinvestasi ya, begitu juga untuk para Sahabat Finansia.

 

Selamat Berinvestasi,

Mulyono Putro, RFA
Perencana Keuangan
Finansia Consulting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: