Kembali ke Faktor Fundamental

Pesta demokrasi pilpres sudah usai, hasilnya pun telah kita ketahui bersama, secara umum pesta demokrasi tersebut berlangsung dengan aman dan sukses. Investor di pasar modal pun menyambut dengan baik, hal ini tercermin dari naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diatas level 5.000. Kenaikan IHSG tersebut tentunya tidak terlepas dari euforia investor terhadap pelaksanaan pilpres pada bulan Juli yang lalu.

Sebagai investor kita perlu mencermati arah pergerakan pasar pasca pilpres dimana menurut kami terdapat tiga hal yang dapat mempengaruhi fluktuasi IHSG dalam beberapa bulan ke depan. Faktor pertama adalah pengumuman laporan keuangan kuartal III yang berakhir pada bulan September. Seperti kita ketahui perusahaan yang tercatat di bursa menyampaikan laporan keuangan setiap tiga bulan sekali yaitu laporan keuangan per akhir bulan Maret, Juni, September dan Desember. Investor dapat melihat kinerja perusahaan secara umum dengan memperhatikan ringkasan kinerja keuangan perusahaan, misalnya dari pendapatan dan laba bersihnya.

Faktor kedua adalah fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika, dimana pada saat menjelang pilpres sempat menyentuh kisaran level Rp12.000 per dolar, saat ini tidak banyak berubah masih bertahan pada kisaran Rp11.500 per dolar. Peningkatan kurs mata uang asing tentunya banyak mempengaruhi beban perusahaan yang melakukan aktivitas impor, yang pada akhirnya dapat menurunkan kinerja perusahaan. Selesainya pelaksanaan pilpres dengan aman dan sukses tentunya memberikan harapan nilai tukar rupiah kembali menguat dan stabil di kisaran Rp9.000 per dolar.

Faktor ketiga adalah berbagai rencana yang akan dilaksanakan oleh presiden terpilih, pada saat kampanye banyak didengungkan wacana berbagai pembangunan infrastruktur, dimana bila hal tersebut dilaksanakan akan memberikan sentimen positif terhadap saham-saham yang tercatat di bursa. Saham sektor konstruksi dan sektor semen dapat menjadi pilihan dalam jangka menengah dan panjang, tentu saja saham perusahaan BUMN tetap menjadi pilihan utama kami karena peluangnya besar untuk mendapatkan proyek pembangunan infrastruktur dari pemerintah.

Secara umum kami melihat pelaksanaan pilpres berpengaruh positif terhadap pergerakan IHSG dalam jangka pendek, namun dalam jangka menengah dan panjang investor tetap harus mencermati faktor fundamental dari perusahaan yang tercatat di bursa. Di samping itu perlu diperhatikan pula fluktuasi nilai tukar yang dapat mempengaruhi kinerja berbagai perusahaan, dan rencana pembangunan infrastruktur yang memberikan pengaruh positif terhadap saham-saham sektor konstruksi dan sektor semen.

Berinvestasi pada saham di bursa dapat mengandung resiko yang tinggi, oleh karena itu perhatikan profil resiko Anda sebelum melakukan investasi. Pertanyaan mengenai investasi dipasar modal dan Perencanaan Keuangan dapat disampaikan melalui website kami di www.finansiaconsulting.com, selamat berinvestasi!

 

Mulyono Putro, RFA
Perencana Keuangan
Finansia Consulting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: