Berinvestasi Pada Saham Sektoral

Pada awal tahun, ada seorang teman bertanya mengenai bagaimana berinvestasi pada saham sektoral di bursa. Ya memang dari sekitar 500 lebih saham yang tercatat di bursa terbagi dalam berbagai sektor sesuai dengan industri dimana perusahaan yang mencatatkan saham tersebut beroperasi. Misalnya saja ada sektor Pertambangan (mining) yang isinya adalah berbagai perusahaan yang bergerak pada usaha pertambangan, ada sektor Barang Konsumsi (Consumer Goods) untuk perusahaan yang memproduksi barang keperluan sehari – hari.

Sesuai data dari website Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id, terdapat klasifikasi sektor industri untuk saham yang tercatat yaitu sektor Pertanian, Pertambangan, Industri Dasar dan Kimia, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi, Properti dan Real Estate, Transportasi dan Infrastruktur, Keuangan, serta sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi. Untuk saham – saham yang masuk ke dalam klasifikasi sektor manufaktur adalah gabungan dari sektor Industri Dasar dan Kimia, Aneka Industri, Industri Barang Konsumsi.

Sektor industri yang dipilih sebaiknya sektor yang kita kenal dengan baik, misalnya bila kita memilih saham pada sektor industri barang konsumsi maka sebaiknya secara umum kita telah mengenal dan mempelajari keadaan sektor tersebut, faktor apa saja yang secara umum akan mempengaruhi sektor tersebut, misalnya sektor industri barang konsumsi berkaitan dengan daya beli masyarakat dan sebagainya, sehingga kita tidak perlu terlalu khawatir dengan fluktuasi harga saham dalam jangka pendek.

Setelah kita memilih sektor industri, maka langkah selanjutnya adalah memilih saham yang terdapat dalam industri tersebut. Pemilihan saham ini merupakan langkah penting karena dalam suatu sektor industri terdapat berbagai macam saham yang terdapat di dalamnya, misalnya untuk sektor pertambangan ada saham PTBA, ANTM, INCO dan sebagai, sedangkan untuk saham yang terdapat dalam sektor industri barang konsumsi ada UNVR, INDF, ICBP dan lainnya. Untuk itu perlu diperhatikan secara umum aspek fundamental misalnya tingkat profitabilitas dari laporan keuangan masing – masing saham tersebut.

Saham sektor industri apapun yang Sahabat Finansia pilih, sebaiknya diinvestasikan dalam jangka panjang karena berinvestasi dalam saham termasuk kategori investasi jangka panjang. Fluktuasi harga akan selalu terjadi tertutama dalam jangka pendek, namun apabila saham yang dipilih memiliki fundamental yang baik maka kita tidak perlu terlalu khawatir karena dalam jangka panjang harga saham akan ikut membaik sesuai dengan keadaan fundamental perusahaannya.

Selamat berinvestasi!

Mulyono Putro, RFA®
Financial Planner
Finansia Consulting

www.finansiaconsulting.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: